Idiom merupakan ungkapan dalam bentuk kalimat pendek namun memilki arti yang mendalam. Idiom tidak selalu bermakna literal sesuai arti setiap katanya dan sangat erat dengan konteks budaya.
Rupanya, ada beberapa idiom bahasa Inggris yang maksudnya sama dan dapat digunakan dalam konteks budaya Indonesia. Let's check 'em out!
1. A bad apple
Sebuah apel busuk. Bayangkan ada satu apel jelek, berbintik, dan hampir busuk dalam satu keranjang yang dipenuhi apel. Jika tidak segera disingkirkan, apel itu akan berpengaruh pada apel-apel lain yang masih bagus dan layak dimakan. A bad apple sama dengan "Si pembawa pengaruh buruk" dalam suatu sirkel pergaulan.
Orang yang toksik dalam tongkronganmu dapat disebut a bad apple.
Lebih mudah diucapkan ketimbang dilakukan. Ungkapan yang hampir sama persis sering kita dengarkan di Indonesia; "Iya, ngomonginnya emang gampang. Tapi bisa nggak lu lakukan?"
3. Every cloud has a silver lining.
Setiap awan punya garis perak. Kalau diperhatikan dengan saksama, semua awan hitam yang membawa badai di langit, memiliki garis berwarna perak pada tepiannya. Di Indonesia, kita mengenal ungkapan: Semua ada hikmahnya. Ya, setelah kita melalui cobaan yang berat, ada aja hikmah yang dapat dipetik. Kalau susah dipetik, mungkin harus ditebang dulu.
4. Finding a needle in a haystack.
Mencari jarum di tumpukan jerami. Ungkapan ini hampir sama persis dengan yang digunakan di Indonesia dan maknanya sama, yaitu mencari sesuatu yang hampir tidak mungkin ditemukan atau mengerjakan sesuatu yang mustahil diselesaikan.
Terbakar. Orang yang tiba-tiba mendapatkan cobaan teramat berat sama dengan go down in flames. Seperti mengalami kerugian besar dalam bisnis atau usahanya bankrut. Hubungan yang sedang tidak baik-baik saja dan berada di ambang keretakan juga bisa disebut bakalan go down in flames.
6. In the nick of time
Di ujung waktu. Nah, ini ungkapan yang tepat diucapkan saat seseorang selamat di akhir waktu. Misalnya gerbang sekolah ditutup pukul 07.15 dan kamu berhasil masuk saat 07.14 atau kerjaan berhasil dikirimkan ke email atasan di detik-detik terakhir deadline.
7. Lose your touch.
Kehilangan sentuhanmu. Ungkapan ini bukan tentang kisah romantis, namun lebih kepada menumpulnya kemampuan akibat kelamaan tidak diasah. Orang yang dulunya pandai berbahasa Inggris tiba-tiba gagap itu telah kehilangan sentuhannya.
8. Sick and tired
9. Sleep on it
Bawa tidur!. Ungkapan ini pas dikatakan saat ada sahabat yang meminta saranmu tentang keputusan yang sangat penting di hidupnya. Karena kamu ingin dia tidak mengambil keputusan dengan ceroboh, katakan "Sleep on it!" atau "Pikirin baik-baik dulu, jangan sampai kamu salah mengambil keputusan".
10, Stab someone in the back
Menusuk dari belakang. Ungkapan ini familiar banget, kan? Kita sering mengucapkannya saat terjadi peristiwa pengkhianatan. Benar, berkhianat sama dengan menusuk dari belakang.
11. Stick your nose into something.
Menancapkan hidung pada suatu benda. Kedengarannya aneh, seaneh orang yang gemar ngurusin hidup orang lain atau kepo. "Stop sticking your nose into my thing!", berhenti urusin urusan aku!
12. Take it easy
Bawa santai, aja. Ungkapan ini persis sama tulisan dan maknanya, diucapkan supaya orang lain tidak merasa terlalu tegang dalam situasi tertentu. "Santai aja".
13. Up in the air
Melayang di udara. Tidak secara literal menggambarkan benda yang melayang-layang di udara, ungkapan ini sama dengan maksud kata "Nggak jelas", "Ngambang", atau "Menggantung" dalam konteks sehari-hari di Indonesia. Hubungan yang nggak jelas arahnya ke mana atau keputusan yang belum pasti dari atasan berada dalam situasi "Up in the air".
0 Komentar