Advertisement

Cara Memakai 'a', 'an' dan 'the' dengan Tepat





Sebenarnya trio artikel ini amat sederhana, namun entah mengapa dapat membingungkan di saat tertentu. Tulisan ini akan membahas ciri, fungsi, dan cara memakai a, an, dan the dengan tepat.

"a" atau "an"

Dalam Bahasa Indonesia kita mengenal kata sebuah, suatu, dan seorang. Kata-kata tersebut dipakai sebagai penanda tunggalnya sebuah kata benda, seperti dalam frasa sebuah apel dan seorang teman.

Benar, "a" dan "an" fungsinya sama dengan "sebuah". Itu berarti, "a" dan "an" hanya untuk memodifikasi Noun, bukan untuk kelas kata lain. Juga, "a" dan "an" dipakai hanya untuk Countable Noun dan Concrete Noun, yakni kata-kata benda yang dapat dihitung dan memiliki bentuk fisik.


Cara memakai "a" dan "an":


  • a untuk kata benda dengan huruf awal berbunyi konsonan.
       Contoh: a class, a friend, a university

  • an untuk kata benda dengan huruf awal berbunyi vokal.
       Contoh: an apple, an umbrella, an iphone


The

Sama dengan "a" dan "an", "the" juga dipakai untuk memodifikasi Noun. Bedanya, "the" juga dipakai untuk Uncountable Noun dan Abstract Noun.

Secara harfiah, "the" berarti Yang, Yang itu, Sang, atau Si. Jika merujuk kepada julukan seseorang, maknanya menjadi Sang atau Si. Jika merujuk kepada benda, maknanya berubah menjadi Yang atau Yang itu.


Contoh "the" sebagai Sang atau Si

- The Punisher. Sang Penghukum.
- The Good, The Bad, and The Ugly. Si Baik, Si Buruk, dan Si Jelek.
- The Lion King. Sang Raja Singa.


Contoh "the" sebagai makna Yang atau Yang Itu

- The Dark Night. Malam yang Gelap.
- The coffee shop she visits often. Kedai kopi yang sering dikunjunginya.
- The Amazing Spiderman. Spiderman yang Menakjubkan.

Terkadang, dalam penerjemahan, makna "yang" atau "yang itu" tidak perlu diartikan, cukup dipahami saja.

The juga dipakai dalam konteks kata benda populer:

  • Objek yang telah diketahui bersama oleh para penutur.
We will meet at the office tomorrow.
The Office  yang dimaksudkan adalah kantor tempat kedua orang itu bekerja.

Have you visited the monument?. 
Jika kalimat ini diucapkan di Jakarta, maka monumen yang dimaksudkan adalah Monas.

  • Tokoh yang dikenal luas oleh publik
The ex-president has been exposed.
Jika diucapkan di Indonesia pada 2025, the ex-president yang dimaksudkan adalah Joko Widodo.

The Indonesian girlband is so fresh.
Jika ini diucapkan di  2025, maka girlband asal Indonesia yang sedang hyped itu  adalah NO NA.

Dengan mampu membedakan bunyi awalan kata, fungsi artikel, dan konteks munculnya, maka kamu tidak perlu lagi merasa kesulitan memakai a', 'an' dan 'the'.



Note:
Countable Noun: Kata benda yang dapat dihitung satuan.
Uncountable Noun: Kata benda yang tidak dapat dihitung satuan.
Abstract Noun: Kata benda yang terlalu imajinatif untuk dibayangkan bentuknya, seperti sebuah gagasan, ideologi, atau aliran.
Concrete Noun: Kata benda yang memiliki bentuk fisik. 


Posting Komentar

0 Komentar